storage/news/photo/97/6835605b0cc24.jpg

WORKSHOP NASIONAL

Menjadi Penyedia Proyek Konstruksi Pemerintah yang Efektif Lewat E-Katalog Versi 6

Jakarta, 24 Mei 2025 — Bertempat di The Tavia Heritage Hotel Jakarta Pusat, Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sukses menyelenggarakan Workshop Nasional bertema "Cara dan Strategi Efektif Menjadi Penyedia Proyek Konstruksi Pemerintah melalui Pemanfaatan E-Katalog Konstruksi Versi 6 Berdasarkan Peraturan Presiden No. 46 Tahun 2025."

Acara yang berlangsung selama dua hari ini mengupas secara mendalam berbagai aspek strategis dan teknis yang harus dipahami oleh para pelaku usaha konstruksi agar dapat bersaing secara efektif dalam proyek-proyek pemerintah.

Hari Pertama: Fondasi Regulasi hingga Strategi Bisnis

Workshop dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan sesi registrasi peserta, disusul pembukaan resmi pada pukul 08.00 WIB. Sesi utama pertama membahas "Kebijakan Pengadaan Jasa Konstruksi Pemerintah", yang menggali dasar hukum, prinsip pengadaan, jenis-jenis jasa konstruksi, serta peran dan struktur pelaksanaannya di lingkungan pemerintah. Sesi ini memberikan pemahaman menyeluruh terhadap dinamika kebijakan yang terus berkembang, terutama di era digital.

Setelah coffee break dan sesi foto bersama, pelatihan dilanjutkan dengan materi "Strategi dan Peluang Bagi Pelaku Usaha Konstruksi" yang difasilitasi oleh Arif Rachman, ST, MT, MM. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana memetakan peluang proyek melalui sistem pengadaan pemerintah, strategi adaptasi usaha, hingga mengenali faktor-faktor penentu keberhasilan sebagai penyedia jasa konstruksi.

Menuju E-Katalog Konstruksi Versi 6

Usai istirahat makan siang (Ishoma), peserta kembali disuguhkan materi krusial tentang "Kebijakan Pemerintah dalam Pengelolaan Katalog Elektronik Sektor Konstruksi Versi 6." Materi ini menyoroti transformasi dari versi sebelumnya, penguatan konsep Single Catalogue, dan ruang lingkup produk/jasa konstruksi yang layak dicantumkan dalam katalog.

Penutupan hari pertama ditandai dengan sesi teknis bertajuk "Proses dan Tahapan Pencantuman Produk/Jasa dalam Katalog Elektronik." Peserta diberikan panduan langkah demi langkah, mulai dari pendaftaran hingga proses verifikasi dan validasi produk oleh pengelola katalog. Tips praktis dalam menyusun spesifikasi dan harga kompetitif juga menjadi poin penting dalam sesi ini.

Menjawab Tantangan Konstruksi di Era Digital

Workshop hari pertama ini membuktikan pentingnya pemahaman regulasi dan adaptasi teknologi dalam sektor konstruksi. Dengan pemanfaatan E-Katalog Konstruksi Versi 6, para pelaku usaha memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam proses pengadaan pemerintah.

Bagi para profesional dan penyedia jasa konstruksi, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk tidak hanya mengikuti regulasi, tetapi juga menjadi pelaku aktif dalam pembangunan nasional yang modern dan digital.