storage/news/photo/94/682ef6a865a4b.jpg

Meningkatkan Kompetensi PBJP Level-1 Melalui Blended Learning: Transformasi Profesional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Meningkatkan Kompetensi PBJP Level-1 Melalui Blended Learning: Transformasi Profesional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Dalam upaya memperkuat tata kelola pengadaan yang profesional, transparan, dan berdaya saing tinggi, pelatihan dan sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 kembali digelar dengan metode Blended Learning. Program ini berlangsung mulai 26 Maret hingga 24 April 2025, menggabungkan pembelajaran daring (e-learning), sesi tatap muka, dan ujian sertifikasi sebagai tahapan akhir.

Puncak kegiatan tatap muka berlangsung pada 22 – 23 April 2025, bertempat di Qubika Boutique Hotel – Tangerang Selatan, dengan menghadirkan narasumber berpengalaman: Dr. Hermawan, S.E., M.M., seorang ahli pengadaan sekaligus fasilitator ToT LKPP.

Pembekalan Menyeluruh di Hari Pertama

Sesi tatap muka dibuka pada Selasa, 22 April 2025, dengan suasana yang antusias sejak pagi hari. Diawali dengan proses registrasi dan Building Learning Commitment (BLC), para peserta diajak menyatukan semangat dan komitmen dalam menjalani pelatihan ini secara maksimal.

Materi pelatihan disampaikan secara sistematis, mulai dari pengantar PBJP yang mencakup ketentuan umum, prinsip dasar, hingga aspek hukum serta peran strategis usaha kecil dan produk dalam negeri. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pelaksanaan PBJP secara elektronik, yang kini menjadi standar utama dalam praktik pengadaan modern.

Tidak hanya itu, aspek perencanaan PBJP juga dibahas secara mendalam mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, hingga strategi pengadaan yang efektif dan efisien. Materi ini dirancang untuk membekali peserta agar mampu menyusun dokumen pengadaan secara profesional dan akuntabel.

Sesi hari pertama ditutup dengan pembahasan mengenai proses pemilihan penyedia barang/jasa, mencakup reviu dokumen, penilaian kualifikasi, evaluasi penawaran, hingga strategi negosiasi. Pembahasan ini sangat penting untuk memastikan pengadaan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas tinggi.

Menuju Profesionalisme Pengadaan

Dengan total 9 Jam Pelajaran (JP) di hari pertama, pelatihan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan bersertifikat, namun juga mencetak pelaku pengadaan yang berintegritas, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika regulasi serta perkembangan teknologi informasi.