Semarang, 3–4 Desember 2025 – Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dan Business Matching Tahun 2025 dengan tema “Ngopeni Ekonomi Jawa Tengah dengan Nglakoni Membeli Produk Dalam Negeri” sukses diselenggarakan selama dua hari. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai instansi pemerintah, pelaku usaha, serta para praktisi pengadaan.
Hari pertama dimulai dengan registrasi peserta, diikuti rangkaian pembukaan yang meliputi menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan penampilan tarian daerah.
Ketua Panitia, Rusli Sofian Murwanto, S.Kom, M.Kom, menyampaikan laporan kegiatan, disusul sambutan dari Ketua DPP IAPI, Andi Zabur Rahman, S.Kom, S.Si., M.B.A, serta penyerahan awarding kepada para pihak yang berkontribusi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Taj Yasin Maimoen selaku Wakil Gubernur Jawa Tengah, yang mewakili pimpinan provinsi membuka kegiatan secara resmi. (Bersama pimpinan lainnya melakukan peninjauan booth.)
Memasuki siang hingga sore hari, materi disampaikan melalui Panel 1 dan Panel 2. Panel 1 membahas kebijakan e-Purchasing dalam Katalog Versi 6, implementasi e-Purchasing pekerjaan konstruksi, hingga mekanisme pembayaran elektronik oleh para praktisi daerah.
Panel 2 menghadirkan pembahasan aspek hukum pengadaan, dengan narasumber dari BPK RI, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dan Deputi Transformasi Pengadaan Digital yang memaparkan peran LPSE dalam pengadaan barang/jasa. Diskusi berlangsung sangat interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta.
Hari pertama ditutup pada pukul 16.45 WIB.
Hari kedua dimulai dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan Pengukuhan DPD IAPI Jawa Tengah — momentum penting bagi komunitas pengadaan di provinsi ini.
Setelah itu memasuki Panel 3, membahas isu hukum dalam PBJ serta kebijakan TKDN pasca terbitnya Perpres 46 Tahun 2025 oleh pejabat LKPP dan analis kebijakan senior.
Selesai ISHOMA, acara dilanjutkan Panel 4, yang membahas jaminan pelaksanaan serta dukungan permodalan bagi penyedia. Narasumber berasal dari Bank Jateng, PT BPR BKK Jateng, dan PT Jamkrida Jateng.
Pada Panel 5, peserta menerima wawasan mendalam mengenai manajemen kontrak, pengendalian kontrak kritis, hingga penilaian SIKAP dan Vendor Management System dari para praktisi nasional seperti Khalid Mustafa dan Samsul Ramli.
Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian doorprize, serta closing ceremony di sore hari.
Dengan dilantiknya Ahmad Luthfi sebagai Gubernur dan Taj Yasin Maimoen sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025–2030, daerah berharap kepemimpinan mereka dapat membawa semangat baru.
Melalui Rakor UKPBJ dan Business Matching 2025, Pemerintah Provinsi bersama para pemangku kepentingan menegaskan kembali komitmen untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan, serta memperkuat sinergi antar instansi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk pengadaan yang lebih efisien dan berdampak nyata bagi perekonomian daerah di Jawa Tengah.