Yogyakarta, 25–27 November 2025 — Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) kembali sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 dengan model blended learning, yang berlangsung mulai dari 11–27 November 2025. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan ujian sertifikasi resmi dari LKPP pada tanggal 27 November 2025.
Pelatihan tatap muka dilaksanakan pada 25–26 November 2025 di Tara Hotel, Yogyakarta, dan diikuti oleh peserta dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, hingga lembaga non-profit. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dasar PBJP, yang menjadi fondasi penting dalam tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, serta sesuai regulasi.
Kegiatan tatap muka pada Selasa (25/11) dipandu oleh Baskoro Ari Wibowo, S.T., Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator ToT LKPP. Hari pertama dimulai dengan Building Learning Commitment (BLC), pembukaan, serta foto bersama seluruh peserta.
Materi inti kemudian dibuka dengan sesi Pengantar PBJP, yang mencakup:
Ketentuan dan kebijakan PBJP
Prinsip, etika, dan aspek hukum
Peran usaha kecil serta penggunaan produk dalam negeri
PBJP secara elektronik
Setelah sesi pengantar, peserta melanjutkan pembahasan mendalam mengenai SDM dan kelembagaan PBJP, serta mekanisme pengawasan dan sanksi hukum.
Siang hingga sore hari diisi dengan materi Perencanaan PBJP, meliputi:
Penyusunan KAK dan spesifikasi teknis
Perkiraan harga
Strategi pemaketan dan metode pengadaan
Identifikasi risiko
Menjelang akhir pelatihan hari pertama, peserta mempelajari proses Pemilihan Penyedia, mulai dari reviu dokumen sampai evaluasi penawaran, termasuk pengelolaan sanggah dan negosiasi.
Pada Rabu (26/11), pelatihan dipandu oleh Budi Sukiswo, ST., CPSp, Fasilitator ToT LKPP. Sesi dimulai dengan materi Pengelolaan Kontrak PBJP, yang mencakup pembentukan tim pengelola kontrak, pengendalian pekerjaan, serah terima, hingga evaluasi kinerja penyedia.
Materi dilanjutkan dengan pembahasan Swakelola, yaitu metode pengadaan yang dilakukan oleh instansi pemerintah dengan kapasitas internal atau melalui organisasi masyarakat.
Pada sesi siang, peserta mendapatkan wawasan tentang Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), sebuah materi penting yang menunjukkan keterkaitan pengadaan pemerintah dengan alur distribusi barang/jasa.
Menjelang penutupan hari kedua, peserta mengikuti pembahasan try out untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian sertifikasi.
Kamis (27/11) menjadi puncak penyelenggaraan kegiatan, yaitu Ujian Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 yang diawasi langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Peserta mengikuti ujian secara tertib dan terstruktur, sebagai bentuk evaluasi akhir dari seluruh proses pembelajaran.
Kegiatan pelatihan PBJP Level-1 ini berhasil memberikan pemahaman komprehensif kepada para peserta mengenai prinsip, perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pengelolaan kontrak dan swakelola. Dengan berakhirnya ujian kompetensi, para peserta diharapkan mampu menerapkan standar PBJP secara profesional di instansi masing-masing.
Informasi lebih lanjut mengenai program pelatihan dapat diakses melalui IAPI di website resmi atau melalui kontak panitia: 0811-1013-9576.