Jakarta, 29 September 2025 – Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) melakukan audiensi dengan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Sarah Sadiqa, di Gedung LKPP, Jakarta. Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis mulai dari regulasi, peran procurement agent, penguatan SDM, hingga transformasi digital pengadaan.
Ketua Umum IAPI, Andi Zabur Rahman, menyampaikan apresiasi atas penugasan Kepala LKPP yang baru. “IAPI siap mendukung program-program LKPP. Kami juga mendorong percepatan regulasi, penguatan SDM, dan peningkatan kualitas penyedia dalam negeri agar lebih kompetitif,” ujarnya.
Salah satu isu utama yang mengemuka adalah peran procurement agent. Andi menjelaskan bahwa peran ini tidak boleh sekadar dianggap pemindahan tugas, tetapi harus menjadi mekanisme profesional dengan melibatkan sektor swasta. “Procurement agent bisa membuat sistem lebih mandiri, sebagaimana praktik di Filipina yang berbasis kinerja,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala LKPP, Sarah Sadiqa, menegaskan bahwa kajian procurement agent saat ini memang sedang digagas. “Kita butuh pandangan IAPI agar implementasi procurement agent bisa tepat sasaran, termasuk belajar dari praktik internasional. Namun prinsip etika pengadaan tetap harus dijaga,” jelasnya.
Selain itu, penguatan kapasitas SDM juga menjadi perhatian utama. IAPI menyampaikan program-program yang tengah berjalan seperti LBH IAPI, LSP Pengadaan bersama BNSP, serta kerja sama dengan Undip dan UGM. Sarah menilai langkah tersebut sangat penting untuk mendukung ekosistem pengadaan yang profesional. “Modul-modul pengadaan harus ditingkatkan kualitasnya, apalagi jika kita ingin berperan di level internasional seperti OICD atau BRICS,” ungkapnya.
Dari diskusi panjang ini, disepakati lima agenda strategis bersama, yaitu:
Penguatan regulasi pengadaan, termasuk RUU Pengadaan Publik.
Penajaman peran procurement agent.
Peningkatan kapasitas SDM melalui LBH, LSP, dan kerja sama perguruan tinggi.
Transformasi digital dan tata kelola berbasis outcome.
Penyusunan MoU kolaborasi dan kampanye prestasi pengadaan.
Sekretaris Utama LKPP, Iwan Herniwan, menambahkan bahwa kerja sama ini perlu ditindaklanjuti secara konkret. “Pertemuan rutin, riset bersama, hingga benchmarking internasional harus segera diagendakan agar manfaatnya terasa nyata,” katanya.
Audiensi ditutup dengan komitmen memperkuat sinergi antara IAPI dan LKPP. Kolaborasi ini diharapkan dapat membangun citra positif pengadaan barang/jasa di Indonesia serta menghadirkan ekosistem pengadaan yang lebih adaptif, transparan, dan berdaya saing global.