storage/news/photo/110/6892f51be55b1.jpg

ICEF-IPFE 2025: IAPI Dorong Transformasi Digital Pengadaan untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Jakarta, 30 Juli 2025 — Indonesia mengambil langkah strategis dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045 melalui transformasi digital pengadaan barang dan jasa. Melalui ajang Indonesia Catalogue Expo & Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2025, Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersinergi memperkuat ekosistem pengadaan nasional.

Mengusung tema “Digitalisasi Pengadaan untuk Indonesia Emas: Inovasi, Kolaborasi, dan Keberlanjutan”, ICEF-IPFE 2025 digelar pada 30 Juli – 1 Agustus 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Lebih dari sekadar pameran, ajang ini menjadi ruang temu lintas sektor—menghubungkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, UMKM, hingga masyarakat sipil untuk menghadirkan solusi nyata bagi sistem pengadaan yang modern, inklusif, dan berdampak.


Digitalisasi Pengadaan: Langkah Nyata Menuju Pemerintahan Efisien dan UMKM Tangguh

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya digitalisasi pengadaan sebagai pilar transparansi, efisiensi anggaran, dan pemberdayaan UMKM. Peluncuran Katalog Elektronik Versi 6.0 (V6) pada Desember 2024 lalu menjadi tonggak penting menuju integrasi sistem pengadaan dengan platform keuangan nasional, seperti SAKTI (Kemenkeu) dan SIPD-RI (Kemendagri).

Kepala LKPP Hendrar Prihadi menyebut bahwa ICEF-IPFE bukan hanya arena pameran, tapi wadah kolaborasi strategis. “Digitalisasi adalah kunci tata kelola yang efisien dan berdampak langsung ke ekonomi nasional. Katalog V6 mendorong pengadaan yang lebih cepat, transparan, dan berpihak pada penyedia dalam negeri,” ujarnya.


IAPI: Pengadaan Bukan Sekadar Prosedur, tapi Pencipta Nilai

Ketua Umum IAPI Andi Zabur Rahman menegaskan bahwa transformasi digital harus membawa manfaat nyata bagi rakyat. “IAPI berdiri di garda depan dalam membangun pengadaan yang profesional, modern, dan berpihak pada UMKM. Ini bukan hanya soal prosedur, tetapi soal value creation,” tegasnya.

IAPI juga menghadirkan program bimbingan teknis dan sertifikasi profesi untuk memperkuat kompetensi SDM pengadaan di seluruh Indonesia. “ICEF-IPFE 2025 adalah momentum menuju sistem pengadaan yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.”


Program Unggulan ICEF-IPFE 2025: Edukatif, Solutif, dan Inklusif

Selama tiga hari, ICEF-IPFE 2025 menyuguhkan berbagai program unggulan:

10 Talkshow Nasional bersama LKPP, BPK, Kemenkes, KemenPUPR, TNI, akademisi, dan asosiasi profesional.
Temu Bisnis One-on-One antara penyedia dan 10 besar K/L pengguna anggaran.
Pameran 2.700 m² menampilkan ratusan brand nasional dan global: Lenovo, Sharp, Wuling, Vivente, dan lainnya.
Pendampingan transaksi dan pembiayaan oleh Bank BRI dan Bank DKI.
Bimtek Katalog V6 & Sertifikasi Kompetensi CPOF, CPSp, CCMS oleh LSP Pengadaan Indonesia – BNSP.

Fokus sektor strategis:

  • Pangan dan Ketahanan Pangan

  • Hilirisasi Industri & Infrastruktur

  • Kesehatan & Program MBG

  • Pendidikan & Reformasi SDM PBJ

  • Digitalisasi Sistem Pengadaan

  • Konstruksi dan Perumahan


Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha: UMKM Sebagai Motor Ekonomi

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie menegaskan pentingnya melibatkan UMKM dalam belanja pemerintah. “Ini cara terbaik untuk memperbesar dampak belanja negara terhadap ekonomi rakyat dan mendorong investasi lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Satu Tujuan Event Bambang Setiawan menyatakan bahwa ICEF-IPFE bukan hanya pameran, tapi platform kolaboratif yang membuka peluang konkret. “Kami menjembatani kebutuhan pemerintah dengan kapasitas penyedia dalam negeri.”


ICEF-IPFE 2025: Katalis Menuju Sistem Pengadaan Berdaya Saing Global

ICEF-IPFE 2025 hadir sebagai bukti komitmen nasional dalam membangun pengadaan publik yang adil, efisien, inklusif, dan kompetitif secara global. Dengan memperkuat peran UMKM, mengoptimalkan belanja pemerintah, dan mengadopsi teknologi secara menyeluruh, Indonesia meneguhkan langkah menuju visi Indonesia Emas 2045.